POTENSI DIRI REMAJA
Dalam masa remaja, berbagai perubahan terjadi pada diri anak sebagai bentuk dari pubertas. Perubahan yang terjadi umumnya meliputi:
- Berat dan tinggi anak akan bertambah
- Tumbuh bulu kemaluan
- Payudara membesar (pada anak perempuan)
- Menstruasi (pada anak perempuan)
- Mimpi basah (pada anak laki-laki)
- Meningkatnya kemampuan berpikir
- Memiliki perasaan yang lebih sensitif atau emosional
- Perkembangan organ vital
Tahapan perkembangan pada masa remaja :
- Masa remaja awal (Usia 10-13 tahun)
- Masa remaja pertengahan (Usia 14-17 tahun)
- Masa remaja akhir atau dewasa muda (18-24 tahun)
PENGERTIAN POTENSI DIRI REMAJA
Kata potensi berasal dari serapan bahasa Inggris, yaitu potencial. Artinya ada dua kata, yaitu, (1)
kesanggupan; tenaga (2) dan kekuatan; kemungkinan.
1. KBBI (Kamus Besar Bahas Indonesia)
Potensi diri yaitu sebuah kemampuan yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan, kekuatan, kesanggupan, daya.Intinya, secara sederhana, potensi adalah sesuatu yang bisa kita kembangkan.
2. Wiyono
Potensi diri sebagai kemampuan dasar dari sesuatu yang masih terpendam didalamnya yang menunggu untuk diwujudkan menjadi sesuatu kekuatan nyata dalam diri sesuatu tersebut.
3. Sri Habsari
Potensi diri ialah suatu kemampuan dan kekuatan yang dimiliki oleh seseorang baik fisik maupun mental dan mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan bila dilatih dan ditunjang dengan sarana yang baik.
4. Endra K Pihadhi
Potensi diri yakni suatu kekuatan yang masih terpendam yang berupa fisik, karakter, minat, bakat, kecerdasan dan nilai-nilai yang terkandung dalam diri tetapi belum dimanfaatkan dan diolah.
Potensi diri merupakan kemampuan, kekuatan, baik yang belum terwujud maupun yang telah terwujud, yang dimiliki seseorang, tetapi belum sepenuhnya terlihat atau dipergunakan secara maksimal. Dengan mengetahui potensi diri, kita akan merasa lebih percaya diri dalam melaksanakan setiap tugas dalam hidup kita. Kita juga dapat mengambil keputusan secara tepat menyangkut karier atau hidup kita. Selain itu, secara psikis pribadi kita juga akan merasa nyaman sebab kita mengerjakan sesuatu sesuai dengan potensi yang kita miliki. Hal ini akan berpengaruh dalam banyak hal dalam hidup kita, terlebih akan nampak dalam kinerja (produktifitas) dari apa yang kita buat atau lakukan atau hasilkan dalam hidup kita sehari-hari.
Jadi, memahami potensi diri itu sangat penting dan perlu diupayakan oleh setiap pribadi. Sebab dengan memahami dan mengetahui potensi atau talenta yang kita miliki, dapat membantu kita meningkatkan kinerja (produktifitas) kita lebih baik lagi dari tugas-tugas atau dari apa yang kita lakukan sehari-hari dalam hidup. Selain itu, potensi itu pula yang akan mengarahkan dan memotivasi kita untuk lebih meningkatkan produktifitas hidup kita sehari-hari. Namun, yang perlu diingat adalah potensi itu bukan sebuah produk atau barang yang sudah jadi. Potensi atau talenta yang dapat meningkatkan kinerja (produktifitas) hidup kita adalah hasil atau produk dari pengalaman belajar dan pengalaman hidup kita sehari-hari yang sudah kita refleksikan.
MACAM-MACAM POTENSI DIRI
Setelah kita mengetahui definisi dari Potensi diri diatas, Kita akan membahas Macam-macam Potensi diri pada Manusia. Manusia memiliki potensi diri yang dapat dibedakan menjadi 5 macam, yaitu:
1. Potensi Fisik ( Phychomotoric )
Potensi diri ini dapat diberdayakan sesuai fungsinya untuk saling membagi kepentingan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Contohnya hidung untuk mencium bau, tangan untuk menulis, kaki untuk berjalan, telinga untuk mendengar dan mata untuk melihat.
2. Potensi Mental Intelektual (Intellectual Quotient)
Potensi diri ini adalah potensi kecerdasan yang terdapat di otak manusia (terutama otak bagian kiri). Fungsi dari potensi ini yaitu untuk merencanakan sesuatu, menghitung dan menganalisis.
3. Potensi Sosial Emosional (Emotional Quotient)
Potensi diri ini sama dengan potensi mental intelektual, tetapi potensi ini terdapat di otak manusia bagian kanan. Fungsinya yaitu untuk bertanggung jawab, mengendalikan amarah, motivasi dan kesadaran diri.
4. Potensi Mental Spiritual (Spiritual Quotient)
Potensi ini merupakan potensi kecerdasan yang berasal dari dalam diri manusia yang berhubungan dengan kesadaran jiwa, bukan hanya untuk mengetahui norma, tapi untuk menemukan norma.
5. Potensi Daya Juang (Adversity Quotient)
Sama seperti potensi mental spiritual, potensi daya juang juga berasal dari dalam diri manusia dan berhubungan dengan keuletan, ketangguhan, dan daya juang yang tinggi.
MENGENALI DAN MENGGALI POTENSI DIRI
1. Kenali diri sendiri
Coba buat daftar pertanyaan, seperti: apa yang membuat Anda bahagia; apa yang Anda inginkan dalam hidup ini; apa kelebihan dan kekuatan Anda; dan apa saja kelemahan Anda. Kemudian jawablah pertanyaan ini secara jujur dan objektif. Mintalah bantuan keluarga atau sahabat untuk menilai kelemahan dan kekuatan Anda.
2. Tentukan tujuan hidup
Tentukan tujuan hidup Anda baik itu tujuan jangka waktu pendek
maupun jangka panjang secara realistis. Realistis maksudnya yang sesuai dengan kemampuan dan kompetensi Anda. Menentukan tujuan yang jauh boleh aja asal diikuti oleh semangat untuk mencapainya.
3. Kenali motivasi hidup
Setiap manusia memiliki motivasi tersendiri untuk mencapai tujuan hidupnya. Coba kenali apa motivasi hidup Anda, apa yang bisa melecut semangat Anda untuk menghasilkan karya terbaik, dan sebagainya. Sehingga Anda memiliki kekuatan dan dukungan moril dari dalam diri.
4. Hilangkan negative thinking
Buanglah pikiran-pikiran negatif yang bisa menghambat langkah Anda mencapai tujuan. Setiap kali Anda menghadapi hambatan, jangan menyalahkan orang lain. Lebih baik coba evaluasi kembali langkah Anda mungkin ada sesuatu yang perlu diperbaiki. Kemudian melangkahlah kembali jika Anda telah menemukan jalan yang mantap.
5. Jangan mengadili diri sendiri
Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dalam mencapai tujuan Anda, jangan menyesali dan mengadili diri sendiri berlarut-larut. Hal ini hanya akan membuang waktu dan energi. Bangkit dan tataplah masa depan. Jadikan kegagalan sebagai pengalaman dan bahan pelajaran untuk maju.
FAKTOR-FAKTOR YANG DAPAT MENGGALI POTENSI DIRI
1. Percaya diri. Kurangnya percaya diri bisa menghilangkan kesempatan Anda untuk menggali potensi diri Anda, akan tetapi tidak menghilangkan potensi.
2. Hobi dan minat. Jika Anda mengerjakan sesuatu yang Anda sukai bahkan sebagai hobi atau minat pasti akan menghasilkan sesuatu yang memuaskan (seharusnya). Jadi cobalah menggali potensi yang sejalan dengan minat anda, akan tetapi jangan lupakan yang bukan minat Anda.
3. Pergaulan. Misalnya jika anda mempunyai potensi atau bakat bernyanyi anda harus memiliki pergaulan dengan orang-orang yang memiliki potensi yang sama atau lebih untuk dapat mengembangkan potensi yang anda miliki.
CARA MENGEMBANGKAN POTENSI DIRI
1. Introspeksi Diri
Seseorang menyisihkan waktu untuk menilai apa yang sudah dilakukannya, apa yang sudah diraih dan apa yang sudah dimiliki menjadi suatu keunggulan yang dapat membawa dan apa yang sudah dimiliki menjadi suatu kelemahan yang menghalangi berhasilnya performa tinggi.
Cara tersebut sangat berhasil apabila seseorang berbicara jujur, jelas pada dirinya sendiri, mau dengan benar-benar menanggapi kata hati.
2. Tes Psikologi
Tes Psikologi yang menilai potensi psikologis seseorang dapat membagi visualisasi ketahanan dan kekurangan seseorang pada beragam bentuk psikologis misalnya keahlian intelektual, daya kerja, keahlian sosiabilitas dan daya kepemimpinan perilaku.
3. Umpan Balik dari Orang Lain
Dalam cara ini, seseorang memohon petunjuk berupa keterangan penilaian terhadap dirinya dari orang lain. Keterangan berupa umpan balik ini melingkupi seluruh sesuatu terhadap perilaku individu yang terlihat, ide oleh orang lain yang berjumpa dan berhubungan dengannya. Cara ini bertujuan untuk menolong individu menekuni dan membenahi dirinya.
SIFAT POSITIF POTENSI DIRI
- Memiliki Idealisme
- Dinamis dan Kreatif
- Keberanian Mengambil Resiko
- Optimis dan Kegairahan Semangat
- Kemandirian dan Disiplin Murni
- Fisik yang Kuat dan Sehat
- Sikap Ksatria
- Terampil dalam Menerapkan IPTEK
- Kompetitif
- Daya Pikir yang Kuat
- Memiliki Bakat
SIFAT NEGATIF POTENSI DIRI
- Mudah Diadu Domba
- Kurang Berhati-hati
- Emosional
- Kurang Percaya Diri
- Kurang Memiliki Motivasi
CIRI-CIRI SESEORANG YANG MEMILIKI POTENSI DIRI
Ciri orang yang memahami potensi dirinya bisa diukur atau dilihat dalam sikap dan perilakunya sehari-hari dalam kehidupan keluarga, sekolah dan masyarakat. Menurut La Rose “Sugiharso dkk, 2009:126-127” menyebutkan bahwa orang yang berpotensi memiliki ciri-ciri:
- Gemar belajar dan mau melihat kekurangan dirinya
- Mempunyai sikap yang luwes
- Berani melakukan perubahan secara total untuk perbaikan
- Tidak mau menyalahkan orang lain ataupun keadaan
- Mempunyai sikap yang tulus bukan licik
- Mempunyai rasa tanggung jawab
- Menerima kritik saran dari luar dirinya
- Memiliki jiwa optimistis dan tidak mudah putus asa







BalasHapusNama : Nesa septriasa hamnisa
kelas : xi mipa 2
yang saya pahami dari materi ini adalh tentang potensu dalam remaja merupakan tahap dimana peralihan dari masa anak anak menjadi tahap yang lebih serius yaitu tahap dewasa, dan tahap ini juga kita sebagai remaja harus bisa mengenali diri kita sendiri.